MEDAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan di bawah arahan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas mengambil langkah responsif untuk menangani krisis air bersih yang melanda sejumlah kawasan di Kota Medan. Sebagai tindakan tanggap darurat, sebanyak lima armada tangki dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) diterjunkan guna menyuplai pasokan air bersih langsung ke permukiman warga.
Salah satu titik fokus penyaluran air bersih terpantau di Jalan DC Barito, Kecamatan Medan Polonia, pada Rabu (10/6/2026). Distribusi ini merupakan bentuk intervensi langsung pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang aktivitas kesehariannya lumpuh akibat gangguan layanan jaringan air.
Menghadapi situasi ini, Wali Kota Rico Waas menginstruksikan seluruh jajaran aparatur kewilayahan untuk proaktif turun ke lapangan guna memetakan kebutuhan warga.
“Kami meminta seluruh jajaran kecamatan untuk terus memantau dan mengawal ketat penyaluran air bersih ini. Pastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan pasokan air secara merata dan tanpa terkecuali,” tegas Rico Waas.
Optimalisasi Armada dan Sinergi Kewilayahan
Menindaklanjuti instruksi Wali Kota, Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, menjelaskan bahwa pihaknya memobilisasi sumber daya secara maksimal guna mengakselerasi proses distribusi di lapangan.
“Sedikitnya terdapat lima armada dengan dukungan kekuatan 24 personel yang kami siagakan dan terjunkan hari ini khusus untuk memastikan kelancaran pendistribusian air bersih kepada masyarakat,” jelas Wandro.
Lebih lanjut, Wandro memaparkan bahwa taktik penyaluran dilakukan berbasis pemetaan data dari tiap kecamatan agar distribusi tepat sasaran dan efisien waktu.
“Kami terus menjalin komunikasi intensif dengan jajaran kecamatan. Skemanya cepat tanggap; begitu ada laporan dari warga di suatu titik yang membutuhkan, armada langsung kami kerahkan bermanuver ke lokasi agar bantuan dapat segera dimanfaatkan masyarakat,” tambahnya.
Intervensi taktis dari Pemkot Medan ini menuai apresiasi positif dari warga, terutama masyarakat di Kecamatan Medan Polonia. Hingga saat ini, operasi distribusi air bersih masih berlangsung intensif di sejumlah wilayah prioritas. Pemkot Medan memastikan suplai air darurat ini akan terus digulirkan secara berkelanjutan hingga perbaikan infrastruktur layanan air rampung dan kondisi kembali normal.