Memuat berita terbaru...

Sinergi KAI dan Pemkab Deli Serdang: Sepakati Penataan Eks Stasiun Deli Tua Guna Optimalkan Tata Ruang dan Konektivitas


DELI SERDANG
– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) resmi menandatangani Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang terkait penataan kawasan eks Stasiun Deli Tua. Kesepakatan ini menjadi landasan strategis bagi kedua belah pihak untuk mengoptimalkan aset dan tata ruang wilayah, yang diharapkan dapat memacu pengembangan daerah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Vice President PT KAI Divre I Sumut, Muh. Tri Setyawan, menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bentuk dukungan nyata BUMN terhadap program pembangunan daerah.

"Kami sangat mendukung rencana penataan kawasan yang telah diinisiasi oleh Pemkab Deli Serdang. Melalui kesepakatan bersama ini, KAI dan Pemkab memiliki komitmen yang sejalan untuk mewujudkan kawasan yang lebih tertata, fungsional, dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Tri, Rabu (10/6/2026).

Senada dengan hal tersebut, Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral ini merupakan langkah esensial dalam menata kawasan Deli Tua. Menurutnya, revitalisasi dan penataan kawasan yang terencana dengan baik tidak hanya akan menciptakan lingkungan yang lebih tertib, tetapi juga secara signifikan meningkatkan kenyamanan warga setempat.

Peningkatan Mobilitas Penumpang di Deli Serdang

Selain berfokus pada pembenahan aset non-operasional, komitmen KAI di Deli Serdang juga tercermin dari peningkatan layanan di stasiun-stasiun yang masih aktif. Deli Serdang saat ini tercatat sebagai salah satu wilayah dengan tingkat mobilitas penumpang kereta api tertinggi di Sumatera Utara.

Keberadaan stasiun aktif seperti Stasiun Bandar Khalipah, Lubuk Pakam, Batang Kuis, dan Araskabu memiliki peran vital dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga layanan pemerintahan.

Berdasarkan data KAI, pada periode Januari hingga Mei 2026, volume penumpang di keempat stasiun tersebut mencapai 92.160 pelanggan. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 9% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang tercatat sebanyak 84.742 pelanggan. Tren positif ini menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat Deli Serdang.

Menanggapi tren tersebut, Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa tingginya mobilitas ini menjadi bukti krusialnya peran layanan kereta api bagi roda perekonomian dan sosial masyarakat.

"Kereta api tidak sekadar menghubungkan antar-kota, melainkan menjadi urat nadi yang mendukung mobilitas masyarakat Deli Serdang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. KAI Divre I Sumut akan terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu guna mendukung konektivitas wilayah secara berkelanjutan," tutup Anwar.